STRATEGI PEMASARAN JAGUNG MANIS

STRATEGI PEMASARAN JAGUNG MANIS

1 Strategi Produk Jagung manis

Produk  adalah  segala  sesuatu  yang  bisa  ditawarkan  kepada  pasar  agar diperhatikan,  diminta,  dipakai,  atau  dikonsumsi  sehingga  mungkin memuaskan  keinginan  atau  kebutuhan. Menurut Kotler (2004) mendefinisikan  produk  adalah  sesuatu  yang  bisa ditawarkan  ke  pasar  untuk  mendapatkan  perhatian,  pembelian, pemakaian, atau  konsumsi  yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan  pengembangan sebuah produk. Strategi yang diterapkan pada produk Jagung manis yaitu inovasi yang sesuai dengan keinginan konsumen,  untuk mencapai level market share. Menggunakan strategi positioning dengan menyesuaikan keperluan target pelanggan. Sedangkan harga jagung manis untuk mengembangkan posisi berdasarkan low price atau target pelanggan. Dalam pengembangan wilayah yang terpenting dari manajemen produk melibatkan branding . Sedangkan untuk peningkatan nilai jual atau nilai tambah dari produk jagung manis tersebut yaitu dengan bahan jadi seperti kue, dan gula sintetis yang dikemas semenarik mungkin. 

 2 Strategi Harga Jagung Manis

        Tujuan yang menuntun strategi penetapan harga haruslah merupakan bagian dari tujuan yang menuntun strategi pemasaran secara keseluruhan. Oleh karena itu tidaklah benar bila harga dipandang sebagai elemen yang mandiri dari bauran pemasaran, karena harga itu sendiri adalah elemen sentral dalam bauran pemasaran.

 Menurut Kotler (2004) harga  adalah  sejumlah  uang  yang dibebankan  untuk  sebuah  produk  atau  jasa.  Secara  lebih  luas,  harga adalah  keseluruhan  nilai yang  ditukarkan  konsumen  untuk mendapatkan  keuntungan  dari  kepemilikan  terhadap sebuah  produk atau jasa. Penetapan harga dan persaingan secara  umum meliputi tiga pertimbangan sebagai berikut :

  1. Cost-Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan biaya).

a)      Cost-Plus-Pricing  (Penetapan  harga  biaya  plus)  metode  ini merupakan penelitian  harga yang paling sederhana, dimana metode ini menambah standar mark-up terhadap biaya produk.

b)      Break  Event  Analysis  and  Target  Profit  Pricing  (Analisis peluang  pokok  dan  penetapan  harga  laba  sasaran).  Suatu metode  yang  digunakan  perusahaan  untuk  menetapkan  harga, apakah  akan  break  even  atau  membuat  target  laba  yang  akan dicari.

  1. Value-Based  Pricing  (Penetapan  harga  berdasarkan  nilai),  metode ini menggunakan satu persepsi nilai dari pembeli (bukan dari biaya penjualan) untuk menetapkan suatu harga.
  2. Competition-Based  Pricing  (Penetapan  harga  berdasarkan persaingan)

a)    Going-rate  Pricing  (Penetapan  harga  berdasarkan  harga  yang berlaku), perusahaan berdasarkan harga pada pesaing, serta kurang memperhatikan biaya dan permintaan. Perusahaan dapat mengenakan harga yang sama, lebih tinggi atau lebih rendah dan pesaing utamanya.

b)   Scaled-Bid  Pricing  (Penetapan  harga  penawaran  tertutup) dalam menetapkan  pesaing  dan  bukan  berdasarkan hubungan yang keras atas biaya,

Dalam penentuan harga jagung manis memiliki dua peranan utama dalam proses pengambilan keputusan para pembeli, yaitu peranan alokasi dan peranan informasi. Peranan alokasi dari harga adalah fungsi harga dalam membantu para pembeli untuk memutuskan cara memperoleh manfaat atau utilitas tertinggi yang diharapkan berdasarkan kekuatan membelinya. Dengan demikian adanya harga dapat membantu para pembeli untuk memutuskan cara mengalokasikan kekuatan membelinya pada berbagai jenis barang dan jasa. Peranan informasi dari harga adalah fungsi harga dalam “mendidik” konsumen mengenai faktor produk, misalnya kualitas. Hal ini terutama bermanfaat dalam situasi di mana pembeli mengalami kesulitan untuk menilai faktor produk atau manfaatnya secara objektif. Persepsi yang sering berlaku adalah bahwa harga yang mahal mencerminkan kualitas tinggi. Dalam pemasaran kepuasan konsumen tidak hanya mengacu pada bentuk fisik produk melainkan satu paket kepuasan yang didapatkan dari pembelian produk jagung manis.

 3 Strategi Distribusi Jagung Manis

       Sejalan dengan yang dikemukakan oleh Kotler (2004), mendefinisikan distribusi  adalah  berbagai  kegiatan yang  dilakukan  perusahaan  untuk  membuat  produknya  mudah diperoleh dan tersedia untuk konsumen. Keputusan penentuan lokasi  dan  saluran  yang  digunakan  untuk  memberikan  jasa  kepada pelanggan  melibatkan  pemikiran  tentang  bagaimana  cara mengirimkan, atau menyampaikan jasa kepada pelanggan dan dimana hal tersebut akan dilakukan. Ini harus dipertimbangkan, karena dalam bidang  jasa  sering  kali  tidak  dapat  ditentukan  tempat  dimana  akan diproduksi  dan  dikonsumsi  pada  saat  bersamaan.  Saluran distribusi dapat  dilihat  sebagai  kumpulan  organisasi  yang  saling  bergantungan satu  sama  lainnya  yang  terlibat  dalam  proses  penyediaan  sebuah produk  atau  pelayanan  untuk  digunakan  atau  dikonsumsi. Penyampaian  dalam  perusahaan  jasa  harus  dapat  mencari  agen  dan  lokasi  untuk  menjangkau  populasi  yang  tersebar  luas.  Adapun alat ditribusi produk jagung manis yaitu fokus teknologi contoh menggunakan Situs Web, Model Direct Del.

 4 Strategi Promosi Jagung Manis

       Promosi berkaitan dengan bagaimana cara mengkomunikasikan suatu produk  kepada masyarakat,  agar  produk  tersebut  dapat  dikenal  dan akhirnya dibeli oleh masyarakat.  Selain itu juga promosi bertujuan untuk mempengaruhi prilaku konsumen untuk mendapatkan pelanggan baru, atau membuka segmen pasar baru. Strategi promosi memainkan peranan penting dalam pemasaran sebagai kegiatan pertukaran manfaat yang saling menguntungkan antara produsen dan konsumen. Sejalan dengan pendapat Angel et al (1991) promosi berkaitan dengan kegiatan komunikasi untuk mempengaruhi orang lain agar menerima ide, konsep, dan hal lainnya. Strategi promosi memainkan peranan penting dalam pemasaran yaitu menghasilkan maanfaat yang saling menguntungakan antara produsen dan konsumen jagung manis.

 5 Kinerja Pemasaran Jagung Manis

       Tujuan akhir dari strategi pemasaran jagung manis adalah menarik, memuaskan akan produk jagung manis dan mempertahankan pelanggan yang loyalitas. Jika kinerja pemasaran jagung manis  memenuhi tujuan utama dengan keunggulan kompetitif dalam pemasaran, akan berdampak terhadap peningkatan profit diatas rata-rata sehingga berpengaruh dengan pencapaian profitabilitas.

 6 Penilaian Posisi Strategis Jagung Manis

            Penilaian posisi strategi jagung manis merupakan alat yang sangat penting untuk manajemen dalam pengembangan strategi yang akan menghasilkan nilai bagi produsen jagung manis.. Ada dua penilaian yaitu produsen  menyediakan informasi tentang data-data mengenai konsumen, competitor, efesiensi dan menghasilkan keutungan dalam mengembangkan bisnis jagung manis. Penilaian kedua, nilai Positioning  diperlukan untuk memperkuat penerimaan produk pada target pasar yang dipilih.

 7 Perencanaan Strategis Jagung Manis

            Perencanaan strategis jagung manis dibutuhkan untuk mengembangkan usaha yang akan datang mencakup pertumbuhan penjualan dan  keuntungan. Perencanaan strategi jangka panjang meliputi investasi untuk tumbuh, investasi yang selektif, market entry dan pengembangan pemasaran produk. Rencana strategi pemasaran diharapkan akan berkembang dengan mengharapkan penjualan dan keutungan yang dihasilkan dari penjualan.

KESIMPULAN DAN SARAN

 1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil pembahasan mengenai strategi pemasaran jagung manis dapat disimpulkan bahwa untuk mengembangkan bisnis jagung manis, diperlukannya strategi manajemen pemasaran yang tepat, dengan membuat produk jagung manis yang mempunyai inovasi pengembangan produk yang mempunyai cita rasa dengan berbagai macam keunggulan antara lain  membuat produk gula sintetis dan kue dari jagung manis dengan berbagai macam rasa dan bentuk, sehingga akan meningkatan keuntungan dan nilai tambah bagi produsen.

 2 Saran

            Perlu adanya inovasi dan pengembangan difersifikasi produk dari jagung manis sehingga dapat memperluas pasar dan produk jagung manis lebih bervariasi yang akan dibeli oleh konsumen

 DAFTAR PUSTAKA

 Aeker D. A. 1991. Managing Brand Equity : Capitalizing on the Value of Brand Name. New York : The Free Press

 Anonim, 2012. Cara Budidaya Jagung Manis. http// budidayanews.blogspot.com/…/cara-budidaya-jagung-mani…(Diakses 25 Nopember).

 Anonim, 2012. Gula Rendah Kalori-Tropikana Slim. http//www.tropicanaslim.com/…tropicana-slim/…gula/gula-renda..(Diakses 25 Nopember).

 Anonim 2012. Jagung Manis (Sweet cron). http//:ml.scribd.com/doc/91827710/Jagung-Manis-Sweet-Corn. (Diakses 24 Nopember).

 Kotler, P. 2004. Manajemen Pemasaran (Terjemahan). PT Prenhallindo, Jakarta.

 Tim Penebar Swadaya. 2011. Budidaya Tanaman Jagung. Kanisius: Yogyakarta.

 Sumarwan. U. Djunaidi. A. Aviliani. Singgih. R. H. C. Sayono. J. A. Budidarmo. R. R. Rambe. S.  2009. Pemassaran Strategik Untuk  Pertumbuhan Perusahaan Dalam Penciptaan Nilai Bagi Pemegang Saham.Inti Prima Promosindo. Jakarta.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: